Lulusan jurusan ilmu komunikasi punya banyak peluang kerja di era sekarang yang memang booming dengan teknologi komunikasi dan informasi.

Secara tradisional, jurusan Ilmu Komunikasi memang identik dengan pekerjaan seperti wartawan atau jurnalis, humas atau public relation, dan dunia advertising.

Namun, sebenarnya peluang lulusan Ilmu Komunikasi jauh lebih luas daripada itu. Kita bisa mengurutkan dari pekerjaan yang lurus dengan ilmunya, atau pekerjaan yang terkait namun kadang tidak harus selalu sama dengan tujuan awal kurikulumnya.

Hal yang penting dipahami buat kalian yang sedang kuliah jurusan Ilmu Komunikasi maupun yang mau masuk jurusan ini bahwa pekerjaan kalian tidak harus selalu identik dengan apa yang dipelajari di kampus.

Banyak juga anak komunikasi yang kariernya di perbankan, bukan sebagai humas ya.

Menurut saya, jurusan ilmu komunikasi ini temasuk yang paling luas aplikasinya di dunia kerja, tergantung pintar-pintar mencari peluang.

Namun demikian, perlu disadari bahwa persaingan diantara sesama lulusan Ilmu Komunikasi juga relatif tinggi, karena ini adalah jurusan favorit di banyak kampus di Tanah Air.

Berikut beberapa pilihan karier yang bisa diambil oleh lulusan Ilmu Komunikasi:


1. Copywriter 

Pekerjaan copywriter biasanya berhubungan dengan agensi iklan atau terkait materi promosi marketing. Namun, peran seorang copywriter saat ini cukup luas, selain menulis materi iklan, copywriter juga dipakai dalam dunia media sosial.


2. Content writer

Prospek kerja sebagai penulis konten bagi lulusan ilmu komunikasi terbuka lebar. Khususnya buat kalian yang punya skill menulis baik.

Walau begitu, content writer saat ini tak hanya ditekuni lulusan ilmu komunikasi saja, siapapun yang punya kemampuan menulis berpeluang jadi penulis konten.


3. Wartawan/reporter

Seorang wartawan bertugas mencari dan menulis atau melaporkan berita. Ini tentunya menjadi salah satu prospek pekerjaan yang banyak dicari lulusan ilmu komunikasi.

Dalam karier jurnalis biasanya ada beberapa jenjang. Seperti reporter lapangan, asisten redaktur, redaktur atau editor, hingga jenjang yang lebih tinggi seperti redaktur pelaksana dan pemimpin redaksi. Ada juga pembaca acara dan produser untuk televisi.

Pun jenis-jenis jurnalis ada berbagai macam. Selain jurnalis tulis, ada juga jurnalis foto, jurnalis video,jurnalis radio, dll.


4. Event organizer

Event organizer atau EO bekerja pada suatu perusahaan yang biasa mengadakan beragam jenis event. Kemampuan lulusan ilmu komunikasi dalam berelasi dengan banyak orang sangat dibutuhkan.


5. Advertiser

Advertiser memainkan peran penting dalam menghasilkan pendapatan bagi banyak media. Mereka bertugas untuk menemukan klien lokal dan nasional yang bersedia melakukan periklanan dengan publikasi atau outlet media mereka.


6. Penyiar radio

Penyiar radio adalah para penghibur yang berperan untuk memberikan informasi dengan penyajian topik yang mudah untuk dicerna.Mereka juga bertanggung jawab untuk memperkenalkan dan menyelenggarakan sebuah program serta berinteraksi dengan para audiens.


7. Blogger

Profesi mungkin lebih cenderung seperti hobi, atau pekerjaan yang dilakukan sendiri. Walau begitu, menjadi blogger profesional bisa jadi pilihan.

Mirip dengan penulis atau content writer, pekerjaan blogger lebih banyak aspek penulisan konten. Namun seringkali bisa lebih luas, karena jika kerja sendiri dia juga harus mengatur semuanya, termasuk desain blog, behubungan dengan pengiklan, dan mengatur liputan sendiri. 

Sumber pendapatan blogger biasanya dari iklan, baik yang programatik seperti adsense, maupun pengiklan langsung. Bisa juga dari affiliate marketing


8. Vlogger

Kehadiran YouTube membuka peluang profesi baru yang kini menjamur, yakni vlogger. Meski tidak harus berlatar jurusan ilmu komunikasi, namun buat kalian sarjana komunikasi bisa menekuni profesi yang satu ini.


9. MC (master of ceremonies)

MC adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk memandu jalannya suatu acara, program, atau kegiatan tertentu. Mereka butuh kemampuan public speaking di atas rata-rata. Cocok buat kalian yang suka cuap-cuap di depan orang banyak.


10. Videographer

Videographer bertanggung jawab untuk merekam dan membuat produksi video untuk brand atau media tertentu. 

Sekarang videografer dibutuhkan di banyak bidang, dari jurnalis video, bagian PR/humas, hingga sinematografer yang berkarya dalam industri perfilman.


11. Social Media Specialist

Kehadiran media sosial juga memberikan ruang buat lulusan ilmu komunikasi. Sebagai social media specialist mereka dituntut untuk mengelola media sosial perusahaan untuk terhubung dengan audiens yang luas.

Dari social media specialist kalian juga bisa naik jenjang jadi social media manager. 

Saat ini banyak perusahaan memanfaatkan media sosial untuk berinteraksi dengan konsumen/nasabah atau calon pelanggan. Karena itu, profesi ini kian menjamur.


12. Public relations/Humas

Banyak nih alumni ilmu komunikasi yang bekerja di sektor public relations. Prospeknya memang lumayan bagus, apalagi jika masuk perusahaan besar.

PR ini berfungsi sebagai penghubung antara organisasi/institusi/perusahaan dengan masyarakat luas, maupun internal. Peran mereka ini penting untuk menjaga kredibilitas dan reputasi aperusahaan atau brand tertentu.


13. Media planner

Media planner biasanya masuk di bidang digital marketing. Tugas media planner adalah merencanakan dan memastikan bahwa kampanye pemasaran sudah diletakkan pada media digital yang tepat dengan cara paling efisien.


14. Tenaga pengajar

Tentunya buat yang berminat jadi dosen atau guru bisa juga dari lulusan ilmu komunikasi ya. Tentunya kemampuan pemahaman keilmuan dan kemampuan menyampaikan materi jadi hal penting.

Selain dosen di perguruan tinggi, jadi guru di institusi sekolah pun dimungkinkan ya. Apalagi, lulusan komunikasi yang punya skill public speaking.


15. Graphic designer

Desain grafis juga profesi yang kini dibutuhkan di mana-mana. Tidak hanya perusahaan penerbitan, tapi juga perusahaan secara umum, khususnya di bagian promosi.

Cocok buat kalian yang selama kuliah fokus mengembangkan kemampuan desain grafis ya.


16. Brand strategist

Brand strategist bertanggung jawab untuk mengembangkan strategi pemasaran merek. Mereka akan bekerja secara langsung dengan organisasi atau agensi demi mencapai tujuan penjualan brand.

Brand strategist akan ditugaskan bersama tim public relation guna meningkatkan kredibilitas dan reputasi perusahaan.


17. Digital strategist

Seorang digital strategist bertanggung jawab untuk mengembangkan rencana periklanan dan pemasaran secara digital. Tugasnya mendesain konten di media sosial dan situs web perusahaan.

Tujuannya untuk meningkatkan digital presence perusahaan dan meningkatkan pendapatan secara keseluruhan.


18. Sales

Banyak lulusan ilmu komunikasi yang terjun juga sebagai sales lho. Kemampuan komunikasi tentunya menjadi senjata utama ketika berjualan produk. Meskipun dalam hal ini kamu akan bersaing dengan lulusan marketing, tentunya ilmu komunikasi juga punya keunggulan tersendiri ya. Apalagi, di jurusan ini banyak berkenalan dengan media, salah satu sarana untuk melakukan penjualan.


19. Spesialis Sumber Daya Manusia (SDM) 

Tugasnya merekrut staf, mengorientasikan karyawan baru, mengembangkan program pelatihan, menyampaikan kebijakan kepada staf, mendidik karyawan tentang manfaat, dan membuat buletin karyawan. 

Pekerjaan ini membutuhkan keterampilan menulis untuk membuat manual karyawan, menyusun konten web, dan menghasilkan literatur rekrutmen.


20. Sutradara

Hobi nonto film atau membuat film pedek saat kuliah bisa mengantarmu jadi sutradara lho. Profesi ini banyak dipakai di industri perfilman, periklanan, hingga kebutuhan kehumasan yang membutuhkan media video untuk menyampaikan pesan.


Selain daftar di atas tentunya banyak lagi profesi yang bisa dimasuki alumni ilmu komunikasi. Kita bisa berkaca pada senior-senior yang sudah lama malang melintang. Contohnya fotografer, penulis naskah, penulis novel, pendiri startup, investor, hingga pengusaha. Intinya, jangan terkungkung pada apa yang diajarkan di kampus, tetapi lihat peluang di luar kampus.



Post a Comment