Penjelasan Operasional dan Penanganan Penumpang Lion Air Penerbangan JT-505 Rute Semarang Tujuan Jakarta


Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi sehubungan dengan penerbangan JT-505 pada Rabu (23/ 06) rute Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG) tujuan Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK), bahwa telah dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan pelaksanaan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Lion Air penerbangan JT-505 dipersiapkan secara baik. Jadwal keberangkatan Lion Air penerbangan JT-505 (23/ 06) pukul 07.00 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 08.00 WIB.

Dalam penerbangan ini, Lion Air bersiap untuk menerbangkan tujuh awak pesawat serta 187 penumpang.

Dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan pada JT-505, Lion Air memutuskan untuk menunda jadwal keberangkatan, dikarenakan Boeing 737-900ER registrasi PK-LFO yang akan dioperasikan ketika menjalani pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) terdapat indikator pada kokpit yang menunjukkan komponen tertentu pada pesawat (brake pressure indicator) perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Lion Air menginformasikan kepada penumpang bahwa penerbangan JT-505 mengalami keterlambatan keberangkatan. Lion Air senantiasa memperbarui informasi sesuai perkembangan agar setiap penumpang memperoleh keterangan terkini yang jelas.

Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul sehingga rencana perjalanan udara pada penerbangan JT-505 terganggu.

Lion Air telah mempersiapkan dan memberikan layanan kompensasi keterlambatan keberangkatan (delay management) menurut ketentuan yang berlaku.

Lion Air memfasilitasi sesuai permintaan penumpang, apabila ada yang akan melakukan perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) atau mengajukan proses pengembalian dana tiket (refund).

Berdasarkan hasil pengecekan oleh teknisi, pengerjaan perbaikan pada komponen tertentu pesawat dimaksud membutuhkan waktu yang signifikan serta harus mendatangkan komponen pengganti (sparepart) dari Jakarta.

Penerbangan JT-505 Telah Diberangkatkan

Lion Air meminimalisir dampak yang timbul, agar penerbangan Lion Air lainnya tidak terganggu.

Lion Air pada (23/ 06) telah mempersiapkan penerbangan JT-505 dengan mengganti menggunakan pesawat cadangan (stand by) yang berada di Bandar Udara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA).

Pesawat jenis Boeing 737-800NG registrasi PK-LKZ sudah menjalani pemeriksaan sebelum diterbangkan dan dinyatakan laik serta aman (airworthiness for flight). Lion Air menerbangkan secara khusus tanpa penumpang (ferry flight) bernomor terbang JT-5001 dari YIA menuju Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani.

Penerbangan JT-505 telah diberangkatkan dari Semarang menggunakan jadwal keberangkatan pukul 16.05 WIB dan waktu kedatangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 17.10 WIB.

Lion Air membawa tujuh awak pesawat serta 141 penumpang serta tiga anak-anak. Dalam hal ini, tercatat sesuai laporan: 30 penumpang mengajukan untuk perubahan jadwal berangkat dan pengajuan pengembalian dana tiket serta 22 penumpang lainnya belum melapor.

--Press Release--
MTB
Hi, saya adalah jurnalis bisnis dan ekonomi di salah satu media nasional. Saya menulis soal kewirausahaan, finansial, saham, hukum bisnis,dan hal-hal menarik lainnya.

Tidak ada komentar

Quote

“Finally, from so little sleeping and so much reading, his brain dried up and he went completely out of his mind.” ― Miguel de Cervantes Saavedra, Don Quixote