Angka Kelahiran Turun Gara-gara Resesi


Bloomberg.com menulis angka kelahiran bayi di AS turun 3% tahun lalu, penurunan ketiga berturut-turut, karena ekonomi tersendat dan perempuan menunda memiliki anak.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit yang berbasis di Atlanta angka kelahiran turun menjadi 66,2 untuk setiap 1.000 wanita usia 15 sampai 44, terendah sejak 1987.

Angka remaja melahirkan jatuh ke terendah sejak pencatatan itu dimulai, menurun 9% dari 2009, jadi 34,3 kelahiran per 1.000 remaja.

"Anda melihat orang-orang membuat pilihan tentang ukuran keluarga dalam keadaan ekonomi sulit, dan itu konsisten dengan data ini," kata Preston Britner, profesor perkembangan manusia dan studi keluarga di University of Connecticut di Storrs.

"Dalam ekonomi seperti ini, Anda melihat orang-orang membuat pilihan rasional setidaknya menunda persalinan."

Tanpa anak-anak yang bisa untuk menggantikan orang tua setelah mereka mati, negara mungkin dibebani dengan biaya perawatan orang tua sejalan naiknya penduduk usia tua dan perbaikan infrastruktur tanpa jumlah pekerja yang cukup.

Resesi dua tahun yang dimulai pada 2007 telah menjadikan AS dengan pengangguran bergerak di kisaran 9%.

Sementara itu, Menurut laporan dari Brookings Institution yang berbasis di Washington kemiskinan ekstrim dua kali lipat di daerah metropolitan Midwestern dari tahun 2000 sampai 2005-2009 dan naik sepertiga di Selatan

Jumlah orang Amerika menerima kupon makanan naik ke rekor 45.800.000 pada bulan Agustus, dan pasar perumahan terus turun sejalan kondisi ekonomi.

MTB
Hi, saya adalah jurnalis bisnis dan ekonomi di salah satu media nasional. Saya menulis soal kewirausahaan, finansial, saham, hukum bisnis,dan hal-hal menarik lainnya.

Tidak ada komentar

Quote

“Finally, from so little sleeping and so much reading, his brain dried up and he went completely out of his mind.” ― Miguel de Cervantes Saavedra, Don Quixote