Di tangan Sheikh Mansour Man. City Rugi US$312 juta



Manchester City, tim Premier League yang dimiliki oleh jutawan Abu Dhabi Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, memiliki rugi fiskal terbesar yang pernah dialami dalam sepak bola Inggris.

City, yang memuncaki klasmen sementara liga Inggris, mengalami kerugian dari 197,5 juta poundsterling (US$312,4 juta) dalam 12 bulan yang berakhir 31 Mei, sebut tim itu di situsnya. Kerugian itu 76,2 juta poundsterling lebih tinggi dari kerugian tahun lalu dan melampaui rekor 132,8 juta pound kerugian yang dicatat oleh Chelsea pada 2005.

City telah menghabiskan lebih dari 500 juta poundsterling untuk biaya transfer dan gaji sejak Mansour membeli tim ini pada September 2008. Klub ini memenangkan Piala FA musim lalu, trofi pertama dalam 35 tahun, dan masuk dalam kompetisi papan atas klub Eropa, Liga Champions.

City mengalahkan Manchester United yang mencatat rekor juara 19 kali liga Inggris, dengan skor 6-1 di Old Trafford bulan Oktober lalu.

"Kerugian kami, yang kami prediksi sebagai bagian dari strategi investasi yang dipercepat, tidak akan diulang pada skala ini di masa depan," kata Chief Operating Officer City Graham Wallace dalam laporan tahunan.

Belanja City telah mengkerdilkan para pesaingnya dalam beberapa tahun terakhir. Selama tahun fiskal ini, City menghabiskan lebih dari 150 juta poundsterling untuk pemain seperti Edin Dzeko, David Silva, Yaya Toure, Mario Balotelli dan James Milner.

MTB
Hi, saya adalah jurnalis bisnis dan ekonomi di salah satu media nasional. Saya menulis soal kewirausahaan, finansial, saham, hukum bisnis,dan hal-hal menarik lainnya.

Tidak ada komentar

Quote

“Finally, from so little sleeping and so much reading, his brain dried up and he went completely out of his mind.” ― Miguel de Cervantes Saavedra, Don Quixote