ECB Beli Obligasi Italia dan Spanyol, Euro Naik



Euro menguat paling tinggi dalam seminggu terhadap dolar di tengah spekulasi Bank Sentral Eropa membeli obligasi Italia dan Spanyol yang akan membendung lonjakan biaya pinjaman di wilayah tersebut.

Mata uang bersama 17 negara Eropa itu naik terhadap yen setelah Presiden ECB Mario Draghi menyerukan kepada para politisi untuk mempercepat pelaksanaan reformasi yang disepakati soal dana penyelamatan regional.

Sementara itu franc Swiss naik dibandingkan mitra-mitra utamanya. Dolar Kanada reli setelah data menunjukkan harga konsumen naik pada Oktober, lebih dari perkiraan.

"Alasan yang mendasari mereka membeli obligasi adalah sesuatu yang negatif, tetapi kenyataan bahwa mereka melakukan itu sedang dipandang sebagai positif," kata Fabian Eliasson, kepala penjualan mata uang AS di Mizuho Financial Group Inc di New York.

"Pasar ini benar-benar bereaksi terhadap rumor dan berita-berita utama saat ini. Tidak ada berita terang-terangan buruk keluar dari Eropa hari ini."

Euro menguat 0,4% menjadi US$1,3510 pukul 10:18 di New York dan naik 1,2%, kenaikan intraday terbesar sejak 11 November.

Mata uang bersama itu naik 0,3% menjadi 103,92 yen, setelah jatuh ke 103,41 pada dua hari terakhir, tingkat terendah sejak 10 Oktober. Dolar turun 0,1% menjadi 76,87 yen.

ECB membeli obligasi pemerintah Italia saat ini, seperti dikatakan lima orang yang mengetahui perdagangan itu yang menolak untuk disebut namanya karena itu transaksi pribadi.

Tiga lainnya mengatakan bank sentral juga membeli surat utang Spanyol. Seorang juru bicara di bank sentral menolak memberikan komentar.

MTB
Hi, saya adalah jurnalis bisnis dan ekonomi di salah satu media nasional. Saya menulis soal kewirausahaan, finansial, saham, hukum bisnis,dan hal-hal menarik lainnya.

Tidak ada komentar

Quote

“Finally, from so little sleeping and so much reading, his brain dried up and he went completely out of his mind.” ― Miguel de Cervantes Saavedra, Don Quixote